SOFiFI – Sijege.id — Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menggelar Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Kegiatan yang dipusatkan di Taman Sultan Tidore, Sofifi, Senin (2/3/2026), disambut antusias warga.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, didampingi Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir, turun langsung melayani warga yang melakukan transaksi pembelian paket sembako di lokasi kegiatan.
Di tengah teriknya matahari Sofifi, Gubernur Sherly tampak menyapa warga satu per satu, menyerahkan langsung paket sembako, sekaligus memastikan proses transaksi berjalan tertib dan lancar. Sesekali ia berbincang ringan dengan para ibu rumah tangga yang mengantre, menanyakan kondisi keluarga hingga harga kebutuhan pokok di lingkungan mereka.
Suasana terasa hangat dan penuh keakraban. Sejumlah warga memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan kebersamaan bersama orang nomor satu di Maluku Utara itu. Dengan ramah, Gubernur Sherly melayani permintaan swafoto masyarakat, menciptakan suasana yang tidak sekadar transaksi jual beli, tetapi juga kedekatan emosional antara pemerintah dan rakyat.
Pada pelaksanaan kali ini, tersedia 1.300 paket bahan pokok yang terdiri atas 1.000 paket dari Dinas Pangan dan 300 paket dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Selain itu, sebanyak 700 paket dari Dinas Perindag juga digelar secara terpisah di wilayah Tidore Pulau.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan harga tebus Rp50 ribu per paket. Padahal, harga normal untuk komposisi yang sama mencapai sekitar Rp160 ribu.
Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, agar tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau di bulan suci.
Ia mengakui kuota per titik yang terbatas belum mampu menjangkau seluruh masyarakat. Namun, Pemprov Malut telah berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog untuk memperluas akses pangan murah melalui stand tambahan di Kampung Ramadan Sofifi.
“Kuota kita per titik hanya 1.000, dan harganya dari Rp160 ribu dibayarnya Rp50 ribu. Oleh karena itu dibantu oleh Bulog dan Badan Pangan Nasional kita buka tenda mulai besok ada 300 liter minyak dengan harga tertinggi Rp15.700, kemudian beras SPHP per kilo Rp12 ribu, di sini pasarannya Rp15-20 ribu, dan beras premium 5 kilogram Rp70 ribu,” ujar Gubernur usai meninjau stand Kampung Ramadan.
Pelaksanaan pasar murah tersebut mendapat apresiasi dari warga. Zahria, warga Desa Galala, Oba Utara, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di kios.
“Syukur alhamdulillah, daripada kami beli di kios dapat 100 ribu lebih, sementara ini hanya 50 ribu. Mudah-mudahan ibu Gubernur sehat selalu, tahun depan bisa baku dapa lagi. Mudah-mudahan ibu Gubernur kasih bantuan terus untuk masyarakat,” ujar Zahria.
Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya menjadi langkah pengendalian inflasi daerah, tetapi juga menghadirkan sentuhan humanis pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat pada momentum Ramadan. -Erita-
Comment