Sportsta
Home / Sportsta / Line Dance Malut : Pacu Pembinaan dan Target Emas di FORNAS IX 2027

Line Dance Malut : Pacu Pembinaan dan Target Emas di FORNAS IX 2027

TERNATE-SIJEGE.ID, TERNATE – Induk Organisasi Olahraga (Inorga) The Universal Line Dance (ULD) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Workshop dan Jamming Line Dance di kawasan Landmark Kota Ternate, Minggu (11/10/2026).

​Diadakan dalam rangka merayakan HUT ULD ke-8, ajang ini mengusung tema “Menuju ULD Malut Capai Emas Ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) IX 2027″.

Kegiatan ini disiapkan sebagai langkah strategis untuk menggembleng fisik dan mental para atlet menuju ajang nasional tersebut di Sulawesi Tengah pada Agustus atau September 2027 mendatang.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Maluku Utara, Safruddin Juba, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi ULD Maluku Utara dalam memasyarakatkan olahraga rekreasi.

​”Line Dance merupakan salah satu inorga di bawah naungan KORMI Malut yang telah mengukir prestasi sebagai Juara Harapan 4 pada ajang FORNAS VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB) lalu. Melalui workshop dan jamming ini, kita terapkan pembinaan sejak dini agar para atlet siap berjuang memperebutkan medali emas pada FORNAS IX 2027,” ujar Safruddin.

Semifinal Membara : Hasby Yusuf Prediksi Prancis Libas Spanyol 3-1, Siapkan Ribuan Sarapan Gratis di Nobar Benteng Orange

​Sementara itu, Ketua ULD Maluku Utara, Nurlaela Syarif, menegaskan bahwa fokus utama ULD saat ini adalah melakukan kaderisasi dan pembinaan atlet remaja secara masif.

​”Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan KORMI Malut dan jajaran pelatih yang mulai membuka segmen atlet remaja. Potensi talenta muda di Maluku Utara sangat besar untuk dipersiapkan menyongsong ajang nasional,” ungkap Nurlaela.

Mengenal Line Dance, sebagai kombinasi olahraga, rekreasi, dan kebugaran. Bagi masyarakat awam, Line Dance bukan sekadar seni tari biasa, melainkan cabang olahraga rekreasi yang menggabungkan elemen kebugaran fisik, kelenturan tubuh, dan koordinasi motorik.

​Dalam penerapannya, kegiatan ini terbagi menjadi dua bagian utama, ​Workshop Line Dance: Sesi pembelajaran intensif yang berfokus pada penguasaan teknik dasar, pemahaman hitungan ritme (count), serta penguasaan koreografi baru yang dipandu oleh instruktur (coach) profesional.

​Jamming Line Dance: Ajang menari bersama secara massal antar-komunitas untuk mengasah memori koreografi, melatih ketahanan fisik (endurance), sekaligus mempererat kebersamaan sosial.

Sukses Digelar di Tobelo, KONI Maluku Utara Resmi Tetapkan Juara Umum PORPROV V 2026

​Guna mematangkan seleksi atlet remaja di masa persiapan ini, Nurlaela juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi.

​”Kami berharap ada sinergi kuat dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan serta Dinas Pemuda dan Olahraga di 10 Kabupaten/Kota maupun tingkat Provinsi Maluku Utara. Dukungan sekolah dan dinas terkait sangat krusial dalam menjaring bakat-bakat muda potensial,” pungkas Nurlaela Ketua ULD Malut. (Sje/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement