Intervensi
Home / Intervensi / Maluku Utara Terpilih Terima Program Sertifikasi ESDM, Gubernur Sherly: SDM Lokal Kini Diakui Nasional

Maluku Utara Terpilih Terima Program Sertifikasi ESDM, Gubernur Sherly: SDM Lokal Kini Diakui Nasional

SOFIFI, Sijege.id — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pada tahun ini, Maluku Utara mencetak sejarah dengan terpilih sebagai satu dari lima provinsi di Indonesia yang menerima Program Sertifikasi Kompetensi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Program strategis tersebut diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara. Peserta terdiri dari pekerja kelistrikan yang telah lama berkiprah di PT PLN (Persero) namun belum memiliki sertifikat kompetensi resmi, serta mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja di sektor energi.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa sertifikat yang diterbitkan langsung oleh Kementerian ESDM memiliki pengakuan berskala nasional dan menjadi bukti validitas keahlian tenaga kerja daerah.

“Sertifikat ini bukan sekadar lembaran kertas, tetapi pengakuan resmi atas kompetensi. Ini langkah konkret untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Maluku Utara. Mereka tidak hanya punya pengalaman, tetapi juga legalitas yang diakui negara,” ujar Gubernur Sherly di Sofifi.

Menurutnya, langkah sertifikasi ini sangat krusial mengingat sektor energi dan kelistrikan merupakan salah satu tulang punggung pembangunan di Maluku Utara. Dengan tersedianya tenaga kerja bersertifikat, pelaksanaan proyek-proyek strategis di bidang energi diharapkan dapat dikerjakan oleh putra-putri daerah secara profesional dan berstandar nasional.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

Gubernur Sherly berharap program sertifikasi ini menjadi fondasi kuat dalam memperkuat basis tenaga kerja kompeten di sektor-sektor strategis, sekaligus sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mencetak SDM Indonesia yang berdaya saing global.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung keberlanjutan program sertifikasi serupa di masa mendatang. Pemprov juga menargetkan semakin banyak tenaga kerja lokal memperoleh akses sertifikasi gratis guna meningkatkan posisi tawar mereka di pasar kerja.

“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Jika tenaga kerja kita kompeten dan bersertifikat, mereka akan memiliki peluang ekonomi yang jauh lebih baik dan layak,” pungkasnya.(Erita)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement