TERNATE, sijege.id – Enam orang Calon Paskibraka (Capas) utusan Provinsi Maluku Utara (Malut) resmi diberangkatkan ke Jakarta, Senin (15/6/2026).
Mereka akan bertarung memperebutkan posisi di tingkat nasional dalam tahapan Verifikasi Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026.
Rombongan pelajar berprestasi ini didampingi langsung oleh tim dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku Utara. Pemanggilan resmi ini didasarkan pada surat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor: 24/PE.00.04/06/2026/D4.03/D4.
Proses verifikasi nasional ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Juni 2026, bertempat di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan.
Daftar Delegasi Maluku Utara
Keenam pelajar yang menjadi duta Maluku Utara ini terdiri dari tiga putra dan tiga putri terbaik yang telah lolos seleksi ketat di tingkat provinsi:
1. Reinhard Angelo D. Megawe (SMA Negeri 2 Halmahera Barat)
2. Ahmad Sidiq Saputra (SMA Negeri 1 Halsel)
3. Haikal Khadafi H. Laode (SMA Negeri 4 Kota Ternate)
4. Edlyn Felicia Sapa (SMA Negeri 3 Halmahera Barat)
5. Mardhatilla A. Putri (SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan)
6. Shakira Lubna Talita (SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan).
Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Malut, Bayu Naruputro, mengaku sangat bangga atas pencapaian para siswa ini.
Menurutnya, program Paskibraka memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar latihan fisik.
”Program Paskibraka ini bukan sekadar tentang latihan fisik atau baris-berbaris, melainkan sebuah instrumen penting dalam Pembentukan Karakter Bangsa dan Penguatan Ideologi Pancasila di kalangan generasi muda. Mereka adalah duta-duta ideologi dari Maluku Utara,” ujar Bayu saat melepas delegasi.
Bayu juga berpesan agar para peserta terus menjaga kesehatan, etika, serta menunjukkan mentalitas petarung yang sportif dan berintegritas selama di Jakarta.
”Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Maluku Utara agar anak-anak kita diberikan kelancaran dan hasil terbaik,” tambahnya.
Selama di ibu kota, keenam Capas ini tidak bisa bersantai. Mereka harus melewati serangkaian uji kelayakan yang ketat dari panitia pusat, di antaranya, Peninjauan ulang rekam medis (Medical Check Up) tingkat provinsi. Pemeriksaan fisik ulang.
Psikotes. Peninjauan minat dan bakat.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh administrasi, mulai dari dokumen pendukung hingga surat izin dari kepala sekolah dan orang tua/wali, telah rampung 100 persen.
Besar harapan masyarakat Malut agar utusan tahun ini mampu mengukir prestasi gemilang dan menembus formasi utama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional pada Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 mendatang. (Erita)




Comment