HALMAHERA TIMUR, SIJEGE.ID – Ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi keluarga tidak melulu lahir dari kebijakan berskala besar, melainkan dari konsistensi menyemaikan benih di tanah sendiri. Semangat inilah yang terpancar dalam gelaran Panen Raya di Desa Wailikum, Kecamatan Kota Maba, Sabtu (24/10).
Kegiatan panen raya tersebut resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang diselenggarakan oleh kerja sama TP PKK Provinsi Maluku Utara dan TP PKK Kabupaten Halmahera Timur.
Potensi Pertanian Lokal yang Menjanjikan
Di balik manisnya hasil panen, terdapat potensi ekonomi lokal yang terus berkembang di wilayah Kota Maba dan sekitarnya. Bupati Ubaid mengungkapkan bahwa para petani di empat desa sekitar Kota Maba pernah mencapai puncak panen hingga berkisar 7 ton.
Komoditas yang dihasilkan pun sangat erat dengan kebutuhan pokok harian masyarakat, seperti hortikultura & sayuran tomat, terong, rica (cabai), dan jagung, buah-buahan: semangka.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa lahan di Halmahera Timur memiliki produktivitas tinggi jika dikelola secara tekun dan konsisten.
Kolaborasi 10 Hektar Lahan dan Pembinaan Berkelanjutan
Dari total 10 hektar luas lahan pertanian yang disiapkan, sebanyak 6 hektar di antaranya dikelola secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Timur beserta jajaran pengurusnya.
Bupati Ubaid memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para kader yang tidak patah semangat dalam mengelola lahan produktif tersebut. Ia meyakini bahwa kunci dari keberlanjutan sektor pertanian keluarga ini terletak pada kolaborasi.
”Meski kader-kader PKK Haltim kadang semangatnya naik turun, alhamdulillah masih bisa bertahan. Masih ada kader-kader petani PKK Haltim yang memiliki semangat sama. Atas binaan dari Dinas Pertanian bersama teman-teman penyuluh, mereka bisa bertahan sampai hari ini,” ujar Bupati Ubaid.
Meskipun jadwal kegiatan sempat bergeser dari rencana awal—sehingga sebagian komoditas seperti tomat sudah memasuki masa panen keempat—semangat dan hasil yang ada tetap membuktikan bahwa konsep pekarangan dan lahan produktif berbasis keluarga sangat efektif mendukung ketersediaan pangan daerah.
Pentingnya pertanian berbasis keluarga melalui momen peringatan HKG PKK ke-54 ini, ada pesan edukatif penting bagi masyarakat Halmahera Timur, kemandirian pangan rumah tangga, keterlibatan TP PKK membuktikan bahwa perempuan dan keluarga memiliki peran sentral dalam memastikan ketersediaan gizi dan pangan mandiri di tingkat tapak.
Peran pendampingan teknis dari dinas terkait dan penyuluh lapangan merupakan fondasi utama agar petani lokal mampu mengantisipasi tantangan cuaca dan pola tanam.
Komitmen sektor pertanian bukan sekadar mata pencaharian pendukung, melainkan pilar utama ketahanan daerah. Menutup sambutannya, Bupati Ubaid menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Anjas Taher untuk terus memberikan perhatian penuh pada pengembangan sektor pertanian hingga akhir masa jabatan mereka. (erita)




Comment