TERNATE, SIJEGE.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie Ternate baru saja merilis hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk Triwulan I (Januari–Maret) 2026.
Hasilnya, rumah sakit pelat merah milik Pemprov Maluku Utara ini mengantongi nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 81,19.
Dengan angka tersebut, mutu pelayanan di RSUD Chasan Boesoirie resmi masuk dalam Kategori B, yang artinya kinerja unit pelayanannya dinilai Baik.
Merespons rapor hijau ini, pihak direksi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Maluku Utara yang telah meluangkan waktu untuk mengisi survei.
”Terima kasih atas penilaian yang diberikan. Masukan Anda sangat bermanfaat untuk kemajuan kami,” tulis manajemen RSUD dalam keterangan resminya, Selasa (26/5/2026).
Sektor Biaya Dipuji, Waktu Pelayanan Jadi Evaluasi
Jika dibedah lebih dalam, survei ini mengukur 9 unsur pelayanan utama. Kabar baiknya, ada dua sektor yang sukses menyabet Kategori A (Sangat Baik). Masyarakat mengaku sangat puas dengan transparansi dan kesesuaian Biaya/Tarif (skor 3,623) serta respons cepat dalam Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan (skor 3,544).
Namun, manajemen tidak boleh menutup mata. Sektor Waktu Pelayanan menjadi satu-satunya unsur yang mendapat Kategori C dengan skor terendah (2,958). Ini menjadi catatan krusial bahwa durasi antrean atau kecepatan penanganan medis masih dikeluhkan warga dan butuh perbaikan segera.
Berikut rapor lengkap 9 unsur pelayanan RSUD Chasan Boesoirie Triwulan I 2026:
– Biaya / Tarif: 3,623 (Kategori A – Sangat Baik)
– Penanganan Pengaduan, Saran & Masukan: 3,544 (Kategori A – Sangat Baik)
– Kompetensi Pelaksana: 3,256 (Kategori B – Baik)
– Persyaratan Layanan: 3,245 (Kategori B – Baik)
- Perilaku Pelaksana / Petugas: 3,243 (Kategori B – Baik)
- Prosedur Layanan: 3,183 (Kategori B – Baik)
- Produk Layanan: 3,135 (Kategori B – Baik)
- Sarana dan Prasarana: 3,079 (Kategori B – Baik)
- Waktu Pelayanan: 2,958 (Kategori C – Cukup/Butuh Evaluasi).
Demografi Responden: Didominasi Kaum Hawa
Survei berkala ini melibatkan 379 responden yang merupakan pengguna aktif layanan rumah sakit selama tiga bulan pertama di tahun 2026.
Menariknya, dari segi demografi, mayoritas pengisi survei didominasi oleh kaum hawa dengan persentase 53% (202 perempuan), sementara kelompok laki-laki berada di angka 47% (177 orang).
Manajemen RSUD Chasan Boesoirie menegaskan bahwa hasil SKM ini tidak sekadar menjadi pajangan di atas kertas. Rapor ini akan dijadikan barometer dan bahan evaluasi total, khususnya untuk membenahi masalah ketepatan waktu pelayanan demi kenyamanan maksimal bagi seluruh masyarakat Maluku Utara ke depan. (Erita).
Comment