Intervensi Pendidikan
Home / Pendidikan / Sekolah Rakyat Impian Pendidikan Bagi Keluarga Pra-Sejahtera di Maluku Utara

Sekolah Rakyat Impian Pendidikan Bagi Keluarga Pra-Sejahtera di Maluku Utara

Sofifi,Sijege.id – Antusias warga dan orangtua Calon Siswa (Casis) Sekolah Rakyat atas kehadiran Sekertaris Jenderal Kementerian Sosial RI (Sekjen Kemensos) Robben Rico dan Gubernur Provinsi Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Minggu 25 Mei 2025.

Warga dan orang tua calon siswa Sekolah Rakyat berterima kasih kepada Gubernur dan Sekjen Kemensos karena membantu masa depan untuk anak-anak mereka dari latar belakang keluarga pra sejahtera di Provinsi Malut.

Sekjen Kemensos dan Gubernur Malut menyempatkan berbincang-bincang dengan orangtua Casis, dan meyakinkan bahwa orangtua siswa tidak perlu ragu program Sekolah Rakyat, karena segala fasilitas sudah disediakan oleh Negara.

Menurut Sekjen Kemensos Robben Rico, Sekolah Rakyat wujud komitmen pemerintah pusat hingga daerah dengan konsep pendidikan berasrama (boarding school) yang 100% gratis.

“Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTSEN),” ungkap Sekjen Kemensos.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

Ia menambahkan Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak kurang mampu dan memutus rantai kemiskinan.

Beberapa fasilitas Sekolah Rakyat, lanjut Robben bahwa terdapat Wali Asrama, Wali Asuh, Dokter dan Perawat sehingga orangtua tidak usah khawatir.

“Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau,” kata Sekjen.

Pembangunan Tahap I terdapat 4 Sekolah Rakyat yang dibangun yaitu di Ternate, Tobelo, dan Sofifi 2 sekolah yang akan mulai Juni 2025.

Sementara itu Gubernur Sherly Laos menegaskan bahwa program sekolah rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

Gubernur Sherly Memastikan Harus Lebih Banyak Nelayan Malut Terlindungi

“Apresiasi bagi Pemerintah Pusat atas keberpihakannya dan kerja cepat para Menteri terkait,” kata Sherly.

Dalam kunjungan selanjutnya, rombongan bergerak meninjau pembangunan Tahap I Sekolah Rakyat di Gedung Institut Penerima Wajib Lapor (IPWL) milik Kementerian Sosial.

Disana Sekjen Kemensos kembali memberikan penekanan bahwa fasilitas akan dibangun lengkap oleh Negara.

“Air, listrik dan internet akan tersedia di Sekolah Rakyat nantinya” kata Robben.

Robben pun memerintahkan langsung kepada Kepala Biro Umum Kemensos untuk memastikan ketersediaan fasilitas penunjang.

Gubernur Sherly Tekankan Peran TAPD sebagai ‘Filter’ Anggaran di Rakornas Pengelolaan Keuangan

Titik terakhir yang dikunjungi Rombongan yaitu Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) bertempat di Desa Kusu, Oba Utara.

Sekjen Kemensos dan Gubernur Malut dalam lawatannya ke SPMA meninjau kesiapan fasilitas penunjang seperti kamar dan toilet.

Kegiatan diakhiri di Kediaman sementata Gubernur Malut di Sofifi untuk jamuan makan siang bersama. (ef)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement