HALMAHERA UTARA,Sijege.id – Wakil Gubernur Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Halmahera Utara untuk meninjau langsung dampak banjir yang melanda Kecamatan Kao Barat dan Kecamatan Galela, Jumat (16/1).
Kunjungan ini dilakukan guna memastikan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utqra dan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara serta dinas teknis terkait, Wakil Gubernur meninjau sejumlah titik pengungsian, posko kesehatan, serta infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama pemerintah.
“Saya hadir untuk memastikan negara benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kebutuhan dasar seperti air bersih, logistik pangan, dan layanan kesehatan di Kao Barat dan Galela harus terpenuhi dan tidak boleh terputus,” tegasnya di sela-sela kunjungan.
Kecamatan Kao Barat menjadi perhatian khusus mengingat kondisi topografi wilayah yang rawan banjir. Wakil Gubernur menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan normalisasi sungai serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak guna memulihkan akses ekonomi masyarakat.
Selain peninjauan lapangan, Wakil Gubernur juga menggelar rapat koordinasi singkat bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Ia meminta agar pendataan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian segera divalidasi agar penyaluran bantuan stimulan dapat dilakukan tepat sasaran.
“Kita tidak ingin penanganan terhambat persoalan administrasi. Koordinasi antara BPBD Provinsi dan Kabupaten harus diperketat, dan data kerusakan harus akurat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan bantuan sembako dan obat-obatan secara simbolis kepada warga terdampak, serta memastikan posko kesehatan beroperasi 24 jam guna mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut membahas langkah mitigasi jangka panjang, termasuk perbaikan sistem drainase dan pengendalian aliran sungai, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial, psikologis, dan ekonomi masyarakat Kabupaten Halmahera Utara pascabencana banjir. (Erita)
Comment