
Foto : Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos melakukan peninjauan wilayah pesisir kondisi abrasi mempengaruhi kondisi mata pencaharian bagi nelayan di Kecamatan Kao Utara-Halmahera Utara
Halut,Sijege,id – Perkuat infrastruktur wilayah pesisir, Gubernur Sherly Tjoanda Loas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, Dinas Perkim Malut, BPBD Halmahera Utara meninjau lokasi talud yang membentang di Desa Bori, Kecamatan Kao Utara, Jumat 27 Juni 2025.
Wilayah pesisir di Maluku Utara, selama ini minim perhatian Pemerintah Daerah (Pemda). Untuk itu, peninjauan Gubernur Sherly dan jajaran OPD, menjadi bukti nyata Pemprov Malut dalam memperkuat infrastruktur pesisir, guna menunjang aktivitas nelayan serta menanggulangi ancaman abrasi pantai.
“Saya instruksikan kepada jajaran leading sector, Kepala BPBD dan Dinas Perkim Malut, serta Kementrian Balai terkait untuk segera memperbaiki fondasi talud agar abrasi tidak semakin meluas,” tegas Gubernur Sherly memberikan arahan.
Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting saat dikonfirmasi wartawan Malutexpres, mengungkapkan pembangunan talud sudah sejak tahun 2023, namun baru terbangun sepanjang 250 meter.
“Talud sudah dibangun dari tahun 2023, dan telah terbangun 250 meter. Pembangunan hasil sinergi BPBD dan Dinas Perkim Malut serta Balai,” terang Fehby singkat.
Kondisi abrasi yang terjadi berdampak penyusutan lebar pantai, kerusakan hutan bakau, dan usaknya infrastruktur di sepanjang pantai.
Hal ini akan berdampak hilangnya tempat berkumpul ikan di perairan pantai, dapat mengganggu mata pencaharian penduduk sekitar yang berprofesi sebagai nelayan. (nisa)
Comment