Intervensi
Home / Intervensi / Jambore Daerah Pemuda GPdI Malut 2025 Dihadiri Gubernur Sherly Laos

Jambore Daerah Pemuda GPdI Malut 2025 Dihadiri Gubernur Sherly Laos

Foto : Gubernur Sherly Laos hadiri penutupan acara Jambore Daerah Pemuda GPdI Maluku Utara Tahun 2025 di Tobelo Halmahera Utara

Halut,Sijege.id  – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos hadiri penutupan acara Jambore Daerah Pemuda Gereja Pantekosta Indonesia (GPdI) di Maluku Utara Tahun 2025 di Lapangan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Jumat 26 Juni 2026.

Jambore GPdI Tahun 2025 Maluku Utara dilaksanakan selama empat hari, di ikuti oleh 1.131 peserta dari 24 wilayah pelayanan se-Maluku Utara.

Gubernur dan rombongan tiba di lokasi acara tepat pukul 10.00 WIT, langsung disambut meriah masyarakat dan peserta Jambore. Suguhan lokal tarian rebana khas kearifan lokal menambah semarak puncak penutupan Jambore Daerah GPdI meski terik matahari di pusat Kota Tobelo.

Gubernur Sherly mengucapkan apresiasi dan terima kasihnya kepada para peserta dan panitia telah sukses menyelenggarakan Jambore Daerah tahun 2025

“Saya ucapkan apresiasi dan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta yang telah datang di Kabupaten Halmahera Utara. Saya berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi pemuda pemudi GPI,” ungkap Gubernur Sherly.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

Gubernur menegaskan, kegiatan Jambore harus ada output yang jelas dan bermanfaat. Gubernur Sherly yakin peserta dan panitia memiliki tujuan dan memiliki visi dan misi untuk memperkuat tali silaturahmi dan memperkuat iman serta mental untuk menjauhi hal-hal yang negatif.

“Saya berharap lewat Jambore kal;i ini,  kita semua bisa menjadi sosok pribadi yang jauh lebih baik. Karena pasti selama pelaksanaan Jambore, peserta saling tukar pikiran dan berdiskusi untuk kebaikan,” kata Gubernur.

Ketua Majelis Daerah GPdI Maluku Utara Pdt Heri Mangandil mengungkapkan, pemuda-pemudi GPdI mengambil hikmah selama pelaksanaan Jambore Tahun 2025, karena kegiatan yang sudah dilakukan mempunyai tujuan tertentu, khususnya meningkatkan keimanan.

“Ini menjadi ajang pertemuan rohani, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun karakter, semangat kebangsaan, integritas generasi muda gereja di Provinsi Maluku Utara,” ungkap Ketua Majelis. (nisa)

Gubernur Sherly Memastikan Harus Lebih Banyak Nelayan Malut Terlindungi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement