Intervensi
Home / Intervensi / Nurlaela Syarif Bicara Tantangan Pendidikan Zaman Now

Nurlaela Syarif Bicara Tantangan Pendidikan Zaman Now

Foto : Anggota DPRD Kota Ternate saat kegiatan Dialog Publik di Universitas Nahdatul Ulama Kota Ternate

Ternate, Sijege.Id –  Universitas Nahdatul Ulama Kota Ternate dalam rangka Hardiknas 2025, mengelar dialog publik dengan tema “Pendidikan Kota Ternate : Antara Harapan dan Kenyataan” bertempat di Aula kampus, Senin 5 Mei 2025.

Hadir sebagai pemateri yaitu Anggota DPRD Kota Ternate dari Komisi Pendidikan, Nurlaela Syarif, Akademisi Kampus IAIN Fahrul Abdul Muid dan Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Ternate, Nurlela Syarbin.

Menurut Anggota DPRD tiga periode di Kota Ternate Nurlaela Syarif mengatakan, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya memberikan stimulan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) atau pendidikan gratis, namun mutu dan kualitas pendidikan serta menjaga para siswa-siswi dari ancaman konsumsi konten-konten kekerasan, pornografi dan pornoaksi lewat gadget.

“Kami apresiasi ada upaya Pemerintah Pusat sampai Daerah menjalankan amanah konstitusi soal pendidikan pendidikan  gratis (bebas komite, pungli buku dll). Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun yang harus dioptimalkan juga mutu dan kualitas pendidikan, metode pengajaran, termasuk upaya melindungi para generasi emas dari asupan atau konsumsi konten-konten kekerasan, pornografi dan pornoaksi yang mudah diakses,” tegas Nurlaela.

Ia menambahkan perlu ada kerjasama lebih maksimal antara Pemerintah Daerah melalui kebijakan di sekolah bersama orang tua untuk memantau, membatasi, pengunaan gadget, edukasi literasi pengunaan media pada anak, agar asupan konten yang aman bagi pertumbuhan anak.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

“Pemerintah daerah sudah harus ikut intervensi soal menjaga dan melindungi generasi emas dari budaya tiru, dari mengkonsumsi konten teknologi yang dapat membentuk mental, karakter dan perilaku anak dari sisi negatif terpaan teknologi,” kata Nurlaela.

Nurlaela mencontohkan perilaku penyimpangan dari seks bebas, pengunaan narkotika saat ini menjamur diklasifikasi usia produktif (13-27 Tahun). “Ini menjadi warning untuk semua, karena salah satu faktor perubahan perilaku pada generasi muda karena pengunaan gadget yang cenderung negatif dan di luar kontrol, pembinaan dan pendampingan orang tua secara maksimal,” tutup Nurlaela.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement