Intervensi
Home / Intervensi / Wagub Sarbin : Bunda PAUD Sebagai Pengerak Utama Harus Kawal Pendidikan Anak Usia Dini

Wagub Sarbin : Bunda PAUD Sebagai Pengerak Utama Harus Kawal Pendidikan Anak Usia Dini

Foto : Pengukuhan Bunda Paud Provinsi Maluku Utara, Wakil Gubernur melantik Istrinya sebagai Bunda Paud untuk kawal program pendidikan anak usia dini se Maluku Utara

Sofifi,Sijege.id – Bunda Pendidikan Anak dan Usia Dini (PAUD) Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin resmi dikukuhkan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, di Aula Nuku, Lantai II Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu 25 Juni 2025.

Pengukuhan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara KPTS/MU/2025 Tentang Penetapan Rusni Sarbin Sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Provinsi Maluku Utara tertanggal 25 Juni, dan dilanjutkan penyematan selempang dan PIN Bunda PAUD oleh Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe mengatakan, keberadaan Bunda PAUD sangatlah urgen guna menunjang kualitas satuan PAUD, dan meningkatkan literasi anak-anak. Dalam jangka panjang menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Bunda PAUD berperan sebagai penggerak utama, yang bertanggung jawab untuk memajukan pendidikan anak usia dini di wilayahnya, serta membina dan mengawasi penyelenggaraan PAUD berkualitas,” ungkap Wagub.

Menurutnya tujuan utama Bunda PAUD yakni mewujudkan layanan PAUD berkualitas dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

Disela-sela pelantikan, Bunda PAUD Maluku Utara yang baru saja dikukuhkan Hj. Rusni Sarbin, berharap kepada Bunda PAUD se-Malut, turut mengambil peran dalam upaya mencerdaskan anak-anak, khususnya di wilayah pedesaan.

“Bunda PAUD sebagai langkah mewujudkan layanan PAUD berkualitas untuk perkembangan anak usia dini yang lebih baik,” ujar Hj. Rusni.

Angka partisipasi anak yang bersekolah di PAUD masih rendah. Salah satu penyebabnya, tidak semua desa memiliki akses layanan satuan PAUD. Padahal ini penting guna mendukung perkembangan otak dan karakter anak.

“Saya harap adanya sinergi dan dukungan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan, mari bersama-sama tingkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara khususnya PAUD,” tegas Hj. Rusni

Pendidikan anak usia dini terutama dibawah 5 tahun adalah fase paling penting dalam perkembangan otak dan karakter. Maka dari itu, peran Bunda PAUD menjadi sangat penting.

Gubernur Sherly Memastikan Harus Lebih Banyak Nelayan Malut Terlindungi

Laporan Panitia menyebutkan peran Bunda PAUD harus lebih masif sebagai lokomotif penggerak di wilayah masing-masing dalam rangka mengembangkan layanan PAUD.

Bunda PAUD harus menjadi fasilitator sekaligus komunikator untuk tingkatkan kualitas pendidikan PAUD.

“Selain itu tugas daripada Bunda PAUD juga turut mensukseskan wajib belajar 9 tahun dimana 1 tahun adalah pra belajar yaitu PAUD,” lajut Hj. Rusni.

Wagub Sarbin meminta agar Bunda PAUD dapat aktif meningkatkan angka partisipasi PAUD. Salah satu upaya yang akan dilakukan, mendorong layanan satuan PAUD hadir di setiap desa di Maluku Utara.

“Tantangannya kedepan bagaimana mendorong partisipasi anak-anak untuk masuk ke sekolah PAUD. Kemudian, ada semangat untuk bagaimana kita menyediakan layanan di setiap desa, paling tidak ada dua PAUD,” tegas Wagub.

Gubernur Sherly Tekankan Peran TAPD sebagai ‘Filter’ Anggaran di Rakornas Pengelolaan Keuangan

Kegiatan pengukuhan Bunda PAUD juga dihadiri, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Forkopimda Provinsi Maluku Utara, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Ketua Jalasenastri, Ketua TP PKK beserta Jajaran, Ketua DWP Provinsi Maluku Utara beserta Jajaran Pengurus, Ibu-ibu anggota Persit, Bhayangkari, Jalasenastri, Adhyaksa Darmakarini, ASN, serta Insan Pers. (erita).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement