Sijege.id, BANJARBARU – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh implementasi program Sekolah Rakyat di Bumi Moloku Kie Raha.
Hal ini disampaikan Gubernur Sherly saat menghadiri peresmian nasional 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Peresmian ini dilakukan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia, menandai langkah besar pemerintah pusat dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat bawah.
Keberpihakan Negara untuk Keluarga Kurang Mampu
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek pembangunan fisik gedung. Lebih dari itu, program ini merupakan manifestasi nyata keberpihakan negara terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.
”Negara harus hadir agar setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonominya, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah,” tegas Presiden Prabowo.
Maluku Utara Siap Bergerak
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sherly Tjoanda memberikan apresiasi tinggi. Baginya, program ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, baik di pelosok desa maupun wilayah perkotaan.
Gubernur Sherly memastikan bahwa Pemprov Maluku Utara tidak akan tinggal diam dan siap mengawasi jalannya program ini agar tepat sasaran.
”Sekolah Rakyat adalah wujud kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan yang adil. Kami di Maluku Utara siap mengawasi dan memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Sherly.
Dorong Pemerataan Pendidikan
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini juga berharap kehadiran Sekolah Rakyat mampu memutus rantai ketimpangan pendidikan di daerah.
Dengan adanya fasilitas dan sistem pendidikan yang lebih inklusif, kualitas generasi muda di Maluku Utara diharapkan dapat bersaing di level nasional maupun internasional.
“Ini bujan sekedar meresmikan gedung sekolah, ini tentang keberpihakab negara – bahwa anak-anak dari keluarga sederhana punya hak yang sama untuk bermimpi dan berhasil,” tegas Sherly.
Acara peresmian ini menjadi momentum penting bagi Maluku Utara untuk mempercepat transformasi pendidikan demi mencetak generasi emas di masa depan. (Erita)
Comment