Tikep, Sijege.id — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tidore Kepulauan, Kamis (27/11).
Rombongan Menteri saat tiba di Ternate langsung ke Pelabuhan Rum sekitar pukul 11.30 WIT dan disambut Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kunjungan dilakukan dalam rangka menghadiri syukuran penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Tidore, Zainal Abidin Syah.
Pemerintah daerah menilai momentum ini menjadi penegasan pentingnya pelestarian sejarah, tradisi, dan warisan Kesultanan Tidore dalam kebudayaan Maluku Utara dan Indonesia.
Setibanya di Rum, rombongan langsung menuju Kadaton Kie. Pada pukul 12.00 WIT, Menteri Fadli dan Gubernur Sherly diterima Sultan Tidore beserta perangkat adat dalam pertemuan resmi bernuansa adat, yang turut dirangkaikan dengan santap siang bersama.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sultan Zainal Abidin Syah di halaman Kadaton.
Usai ziarah, rombongan mengunjungi Benteng Tore serta makam Sultan Nuku, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh perjuangan Kesultanan Tidore.
Sekitar pukul 14.00 WIT, Menteri Kebudayaan dan rombongan meninjau Museum Sonyine Salaka di Soasio, melihat langsung koleksi peninggalan sejarah Kesultanan Tidore.
Agenda kunjungan berikutnya berlangsung di Benteng Tahula pada pukul 14.30 WIT, sebelum akhirnya ditutup dengan peninjauan Gedung eks Kediaman Gubernur Irian Barat di Kelurahan Tuguwaji sekitar pukul 15.00 WIT.
Melalui Kunker ini, diharapkan memperkuat komitmen bersama merawat identitas sejarah, memajukan kebudayaan lokal, serta memastikan warisan Kesultanan Tidore tetap hidup dalam ruang publik dan pendidikan generasi mendatang. (Erita)
Comment