Inspirasi Jejak
Home / Jejak / Pemimpin Harus Mampu Membangun Kolaborasi dan Inovasi Lintas Disiplin

Pemimpin Harus Mampu Membangun Kolaborasi dan Inovasi Lintas Disiplin

Yogyakarta, Sijege.id — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tampil sebagai salah satu pembicara dalam Leadership Day 2025 yang digelar di Gedung GIK Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan nasional ini mempertemukan para tokoh lintas sektor untuk bertukar gagasan tentang kepemimpinan di era disrupsi teknologi dan perubahan global.

Dalam sesi dialog utama, Gubernur Sherly menekankan bahwa integritas, profesionalitas, dan empati merupakan fondasi penting bagi setiap pemimpin modern.

“Pemimpin perempuan masa kini bukan untuk mendominasi, melainkan untuk melengkapi dan menjaga keseimbangan. Empati bukan kelemahan—dari empati lahir keputusan yang tepat karena kita benar-benar mendengar,” ujar Sherly dalam paparannya.

Ia menambahkan, di tengah dinamika global yang serba cepat, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan membangun kolaborasi lintas disiplin agar setiap kebijakan dan inovasi yang dihasilkan memberi dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan Leadership Day 2025 turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek RI Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Managing Director Holding Danantara Agus Dwi Handaya, serta Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Digital RI Raden Wijaya Kusumawardhana.

Gubernur Sherly Kawal Penuh Program ‘Sekolah Rakyat’ Presiden Prabowo di Maluku Utara

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan di era kini menuntut visi yang inklusif, adaptif, dan kolaboratif. Sementara Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Dr. Siti Malkhamah, menyebut kegiatan ini sebagai ruang refleksi dan inspirasi bagi para pemimpin lintas disiplin untuk memperkuat model kepemimpinan masa depan yang inovatif.

Menutup sesi diskusi, Gubernur Sherly menyampaikan pesan inspiratif bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tentang kekuasaan, melainkan tentang kemampuan mendengar, menggerakkan, dan menghadirkan perubahan yang bermakna bagi sesama.(Erita)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement