Inspirasi Intervensi
Home / Intervensi / Perayaan Natal Nasional 2025 di Maluku Utara.

Perayaan Natal Nasional 2025 di Maluku Utara.

Jakarta, 27 November 2025 – Sijege.id — Perayaan Natal Nasional 2025 dipastikan tak hanya berlangsung meriah, tetapi juga diiringi penyaluran bantuan sosial berskala besar. Tahun ini, Maluku Utara menjadi salah satu dari sepuluh wilayah prioritas penyaluran bantuan, dengan fokus pada pendidikan dan dukungan kebutuhan pokok bagi kelompok rentan.

Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan perayaan tahun ini dirancang sederhana namun memberi dampak langsung kepada masyarakat. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar anggaran perayaan dialihkan lebih banyak untuk program sosial.

“Ada pesan penting dari Presiden: gunakan anggaran untuk membantu rakyat. Ini bukan seremoni. Natal harus menyentuh mereka yang sering luput dari perhatian. Pendidikan adalah cara terbaik membuka masa depan mereka,” ujar Maruarar di Jakarta, Rabu, 27 November 2025.

Panitia menetapkan sepuluh titik penyaluran bantuan, yakni Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Toraja, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Mentawai, Nias, dan kawasan Danau Toba. Setiap daerah mendapat 100 beasiswa senilai Rp10 juta per penerima, sehingga total penerima mencapai 1.000 orang dengan nilai keseluruhan Rp10 miliar.

Selain beasiswa, panitia juga menyalurkan 10.000 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu. Seluruh paket tersebut merupakan kontribusi komunitas umat Buddha. Maruarar menyebut solidaritas lintas keyakinan tersebut mencerminkan kuatnya persaudaraan kebangsaan.

Menkes dan Gubernur Sherly Resmikan Fasilitas Kesehatan Modern

Total dana penyelenggaraan Natal Nasional 2025 mencapai Rp47 miliar, berasal dari partisipasi umat Kristiani, Muslim, Buddha, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya. Sebanyak 70 persen anggaran dialokasikan untuk bantuan sosial, sedangkan 30 persen digunakan untuk kegiatan acara.

Panitia juga membuka penggalangan donasi untuk Palestina. Persembahan ibadah Natal pada acara puncak akan diserahkan langsung kepada Duta Besar Palestina. “Natal itu kasih. Dan kasih harus bergerak, bukan hanya dipidatokan,” kata Maruarar.

Tak hanya bantuan pendidikan dan pangan, panitia turut menyiapkan 30 ambulans untuk wilayah terpencil dan kepulauan dengan akses layanan darurat terbatas. Program tersebut disebut sebagai implementasi nyata arahan Presiden agar perayaan Natal memberikan manfaat luas.

Puncak perayaan Natal Nasional 2025 akan digelar di Tennis Indoor Senayan dan dihadiri sekitar 4.000 undangan. Dari jumlah itu, 3.000 di antaranya merupakan kelompok rentan seperti anak yatim, lansia, penyandang disabilitas, guru, koster, dan pekerja gereja. Panitia juga melibatkan UMKM dan talenta lokal dalam penyediaan konsumsi dan logistik acara.

“Ini Natal yang hadir untuk rakyat. Ada beasiswa, 10 ribu sembako, donasi lintas agama, hingga ambulans. Semuanya dilakukan agar dampaknya luas dan konkret,” tutur Maruarar.(Erita)

Gubernur Sherly Memastikan Harus Lebih Banyak Nelayan Malut Terlindungi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement